IMPAKSI, GIGI GERAHAM KETIGA PALING BELAKANG TUMBUH MIRING. APAKAH PERLU DICABUT?

IMPAKSI, GIGI GERAHAM KETIGA PALING BELAKANG TUMBUH MIRING. APAKAH PERLU DICABUT?

Pada umumnya manusia mengunyah menggunakan 32 gigi, yaitu 8 gigi seri (insisivus), 4 gigi taring (caninus), 8 gigi geraham kecil (premolar) dan 8 gigi geraham (molar). Namun pada masa sekarang sering ditemukan masalah pertumbuhan geraham ketiga yang tumbuh terakhir atau dikenal dengan geraham bungsu. Pertumbuhan geraham ketiga atau geraham bungsu sering kekurangan tempat akibat jumlah lebar seluruh gigi (32 gigi) yang disebutkan di atas, lebih besar ukurannya dibandingkan lebar rahang manusia. Akibatnya, geraham ketiga yang tumbuh terakhir tidak memperoleh tempat lagi, atau hanya memperoleh sedikit tempat.

Geraham ketiga yang tumbuh miring akibat kekurangan tempat ini mengakibatkan banyak keluhan. Keluhan yang timbul seperti makanan mudah terselip, gusi paling belakang bengkak, gusi mudah berdarah dan sakit, radang kelenjar saliva bahkan gangguan membuka mulut (trismus). Lebih parah lagi pertumbuhan geraham ketiga yang miring ke arah mesial (depan gigi), dapat merusak gigi didepannya (merusak geraham kedua)

Lalu, bagaimana penanganannya?

Menimbang dari fungsi dan masalah yang ditimbulkan, gigi geraham ketiga (geraham bungsu) sebaiknya dicabut dengan pencabutan normal jika memungkinkan, atau operasi kecil geraham ketiga yang sering dikenal dengan Odontektomi. Sobat doktergigimu.com tidak perlu terlalu takut mendengar kata operasi, tindakan ini tidaklah beresiko jika dilakukan dengan prosedur yang benar, serta tidak terlalu sakit karena dokter pasti menggunakan obat bius untuk menghilangkan rasa sakit saat proses pencabutan geraham bungsu.

Jika sobat doktergigimu.com mengalami keluhan yang sama. Silahkan konsultasikan langsung dengan dokter gigi terdekat yang ada di sekitar rumah sobat. atau silahkan klik panel konsultasi di website ini. semoga sobat doktergigimu.com selalu diberikan kesehatan jiwa dan raga.. aamiiin ^^

PROSES PEMUTIHAN GIGI DENGAN CARA BLEACHING

PROSES PEMUTIHAN GIGI DENGAN CARA BLEACHING

Aktifitas makan dan minum setiap hari pasti akan dilakukan oleh setiap manusia untuk memenuhi nutrisinya. Makanan dan minuman yang masuk ke dalam rongga mulutpun juga beraneka ragam. Apakah pengaruh makanan tersebut erat dengan warna gigi? jawabnya tentu erat sekali kaitannya. Apalagi jika kita tidak rajin menjaga kebersihan rongga mulut, maka akan semakin mempengaruhi perubahan warna gigi menjadi lebih kuning bahkan kecoklatan.

Sebagian orang merasa kurang nyaman dengan warna gigi yang kuning atau kecoklatan, sehingga salah satu jalan yang ditempuh untuk mengembalikan warna putih gigi adalah dengan bleaching/whitening gigi. Apakah sobat doktergigimu pernah melakukannya? Jika sudah pernah bagaimana pengalaman sobat? tuliskan dikomentar ya… ^.^

Nah.. sobat doktergigimu yang belum pernah melakukan bleaching/ whitening gigi, simak informasi dibawah ini ya…
 
PENGERTIAN
Sobat doktergigimu.. Apa sih yang dimaksud dengan bleaching? Bleaching adalah salah satu tindakan dokter gigi untuk membantu menjadikan warna gigi lebih putih dan cemerlang dengan bahan kimia tertentu pada permukaan email gigi. Bahan kimia yang sering dipakai adalah hidrogen peroksida. Biasanya proses bleaching dilakukan beberapa kali pengulangan agar peningkatan warna putih gigi maksimal.

CARA BLEACHING GIGI
Selanjutnya kita bahas tentang cara bleaching gigi ya sobat doktergigimu… Cara blaching ada 2 tergantung kondisi gigi yang akan diputihkan.

  • Bleaching intra korona ( bleaching pada gigi non vital/mati)

Bleaching intra korona dilakukan pada gigi yang sudah non vital, yaitu gigi yang berubah warna kekuningan atau kecoklatan karena gigi sudah nekrosis, atau karies dan semisalnya. Sebelum melakukan bleaching intra korona, biasanya dilakukan perawatan saluran akar gigi terlebih dahulu. Setelah itu dimasukkan bahan bleaching intra korona dan dilakukan tambal sementara. Cara bleaching ini perlu dilakukan beberapa kali agar gigi menjadi putih maksimal.

  • Bleaching pada gigi vital (bleaching pada gigi vital/ hidup)

Bleaching gigi pada pembahasan ini adalah jenis bleaching yang paling sering dilakukan. Bleaching pada gigi vital dapat dilakukan dengan 2 cara: 1) Bleaching in Home dan 2) Bleaching in office

  1. Bleaching in Home merupakan bleaching pada gigi vital/ normal yang dilakukan oleh pasien sendiri dengan intruksi dan arahan dokter gigi. Bleaching ini membutuhkan waktu yang cukup lama untuk memperoleh hasil yang maksimal, karena biasanya konsentrasi bahan bleaching yang digunakan pasien tidak terlalu tinggi untuk meminimalkan efek samping penggunaan bahan bleaching oleh pasien sendiri.
  2. Bleaching in office merupakan bleaching pada gigi vital/normal yang dilakukan oleh dokter gigi kepada pasiennya. Bleaching jenis ini biasanya membutuhkan waktu 1-2 jam dan lebih cepat dibandingkan jenis bleaching in Home.

Jika sobat doktergigimu ingin melakukan bleaching, silahkan konsultasikan kepada kami. Kami akan menjawab keluhan sobat semua.. ^.^

www.doktergigimu.com