GIGI PALSU PENTING SETELAH CABUT GIGI

GIGI PALSU PENTING SETELAH CABUT GIGI

Gigi memiliki fungsi yang penting untuk membantu kita dalam pengunyahan, berbicara dan estetika. Kehilangan gigi akibat cabut gigi merupakan kondisi yang sering terjadi. Masalahnya, kehilangan gigi setelah cabut gigi bukanlah akhir dari masalah, karena keluhan akan mungkin timbul setelah beberapa  bulan atau tahun pasca pencabutan gigi. Kenapa?

Ya… karena selama gigi hilang pasca pencabutan tidak diganti dengan gigi palsu, Apakah mengganti gigi hilang dengan gigi palsu adalah keharusan? saya katakan ya harus.. karena gigi bersifat mobile (bergerak) dan gigi akan bergeser mengisi daerah yang kosong, pergeseran gigi yang tidak teratur akan, berakibat pada ketidak harmonisan pengunyahan gigi geligi. Jika kondisi ini terus terjadi makan akan mengakibatkan gangguan jaringan penyangga gigi seperti gingivitis atau periodontitis. Apakah ada efek lainnya selain itu? Yaa.. gigi akan tidak rapat lagi, atau dengan kata lain titik kontak antar proximal akan berubah. Hal ini akan memicu terjadi karies (lubang gigi) pada daerah proximal dan ini akan berakibat fatal, karena lubang gigi yang tidak terlihat dan tidak mudah terdeteksi secara langsung melalui pemeriksaan klinis

Lalu, bagaimana cara mengganti gigi yang hilang?

Gigi yang hilang dapat diganti dengan Gigi Palsu. ada beberapa macam gigi palsu yang mudah dijumpai ketika kita berkunjung ke dokter gigi. Diantaranya.

1. Gigi Palsu Lepasan

Gigi Palsu palsu lepasan merupakan gigi palsu yang dipasang ke daerah gigi yang hilang, namun gigi palsu ini bersifat dapat dilepas, bahan yang sering dijumpai di dokter gigi adalah bahan akrilik, flexy atau valplast atau gigi tiruan kerangka logam. namun saat ini juga berkembang bahan-bahan baru beruba bahan thermoplastis

2. Gigi Palsu Cekat

Gigi palsu cekat juga merupakan macam gigi palsu yang dipasang permanen dalam rongga mulut. gigi palsu ini direkatkan dengan bahan kedokteran gigi, sehingga gigi palsu cekat menempel kuat pada daerah gigi yang hilang. Beberapa contoh gigi palsu ceat diantaranya adalah Porcelain Fused to Metal, All Porcelain, Emax, Zirconia, Implan gigi dan lain sebagainya,

Sobat doktergigimu.com setelah mengetahui informasi ini, jangan biarkan gigimu yang hilang pasca cabut gigi dibiarkan lama ya.. semoga sobat sehat selalu dalam kesehatan ^.^

 

www.doktergigimu.com

PROSES PEMUTIHAN GIGI DENGAN CARA BLEACHING

PROSES PEMUTIHAN GIGI DENGAN CARA BLEACHING

Aktifitas makan dan minum setiap hari pasti akan dilakukan oleh setiap manusia untuk memenuhi nutrisinya. Makanan dan minuman yang masuk ke dalam rongga mulutpun juga beraneka ragam. Apakah pengaruh makanan tersebut erat dengan warna gigi? jawabnya tentu erat sekali kaitannya. Apalagi jika kita tidak rajin menjaga kebersihan rongga mulut, maka akan semakin mempengaruhi perubahan warna gigi menjadi lebih kuning bahkan kecoklatan.

Sebagian orang merasa kurang nyaman dengan warna gigi yang kuning atau kecoklatan, sehingga salah satu jalan yang ditempuh untuk mengembalikan warna putih gigi adalah dengan bleaching/whitening gigi. Apakah sobat doktergigimu pernah melakukannya? Jika sudah pernah bagaimana pengalaman sobat? tuliskan dikomentar ya… ^.^

Nah.. sobat doktergigimu yang belum pernah melakukan bleaching/ whitening gigi, simak informasi dibawah ini ya…
 
PENGERTIAN
Sobat doktergigimu.. Apa sih yang dimaksud dengan bleaching? Bleaching adalah salah satu tindakan dokter gigi untuk membantu menjadikan warna gigi lebih putih dan cemerlang dengan bahan kimia tertentu pada permukaan email gigi. Bahan kimia yang sering dipakai adalah hidrogen peroksida. Biasanya proses bleaching dilakukan beberapa kali pengulangan agar peningkatan warna putih gigi maksimal.

CARA BLEACHING GIGI
Selanjutnya kita bahas tentang cara bleaching gigi ya sobat doktergigimu… Cara blaching ada 2 tergantung kondisi gigi yang akan diputihkan.

  • Bleaching intra korona ( bleaching pada gigi non vital/mati)

Bleaching intra korona dilakukan pada gigi yang sudah non vital, yaitu gigi yang berubah warna kekuningan atau kecoklatan karena gigi sudah nekrosis, atau karies dan semisalnya. Sebelum melakukan bleaching intra korona, biasanya dilakukan perawatan saluran akar gigi terlebih dahulu. Setelah itu dimasukkan bahan bleaching intra korona dan dilakukan tambal sementara. Cara bleaching ini perlu dilakukan beberapa kali agar gigi menjadi putih maksimal.

  • Bleaching pada gigi vital (bleaching pada gigi vital/ hidup)

Bleaching gigi pada pembahasan ini adalah jenis bleaching yang paling sering dilakukan. Bleaching pada gigi vital dapat dilakukan dengan 2 cara: 1) Bleaching in Home dan 2) Bleaching in office

  1. Bleaching in Home merupakan bleaching pada gigi vital/ normal yang dilakukan oleh pasien sendiri dengan intruksi dan arahan dokter gigi. Bleaching ini membutuhkan waktu yang cukup lama untuk memperoleh hasil yang maksimal, karena biasanya konsentrasi bahan bleaching yang digunakan pasien tidak terlalu tinggi untuk meminimalkan efek samping penggunaan bahan bleaching oleh pasien sendiri.
  2. Bleaching in office merupakan bleaching pada gigi vital/normal yang dilakukan oleh dokter gigi kepada pasiennya. Bleaching jenis ini biasanya membutuhkan waktu 1-2 jam dan lebih cepat dibandingkan jenis bleaching in Home.

Jika sobat doktergigimu ingin melakukan bleaching, silahkan konsultasikan kepada kami. Kami akan menjawab keluhan sobat semua.. ^.^

www.doktergigimu.com